PEWARISAN BUDAYA DAN STRATEGI MASYARAKAT KAMPUNG DUKUH DI KABUPATEN GARUT DALAM MENJAGA KEBERLANJUTAN RUMAH ADAT SUNDA
- Rights Holder
- ISBI
- Creator
- MUFTIAHAMARAHAQ
- Title
- PEWARISAN BUDAYA DAN STRATEGI MASYARAKAT KAMPUNG DUKUH DI KABUPATEN GARUT DALAM MENJAGA KEBERLANJUTAN RUMAH ADAT SUNDA
- Description
- Penelitian ini bertujuan untuk memahami proses pewarisan budaya yang dilakukan masyarakat Kampung Dukuh dalam membangun rumah adat Sunda serta mengidentifikasi strategi pelestarian yang diterapkan di tengah tantangan modernisasi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan etnografi, menggali data melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap kehidupan masyarakat di Kampung Dukuh, khususnya di wilayah Dukuh Dalam yang masih memegang teguh aturan adat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pewarisan budaya dalam pembangunan rumah adat Sunda dilakukan melalui proses internalisasi, enkulturasi, dan sosialisasi. Nilai-nilai seperti kesederhanaan, kesetaraan, dan penghormatan terhadap leluhur diwariskan sejak dini dalam lingkungan keluarga dan masyarakat. Strategi pelestarian dilakukan dengan mempertahankan bentuk rumah panggung tradisional, penggunaan bahan alami, serta pelaksanaan ritual adat yang menyertai proses pembangunan rumah adat Sunda. Peran tokoh adat, praktik gotong royong, dan kesadaran masyarakat Kampung Dukuh dalam menjaga warisan budaya menjadi elemen dalam menjaga keberlangsungan tersebut. Selain itu, dukungan pemerintah melalui program Sekolah Lapang Kearifan Lokal (SLKL) turut memperkuat upaya pelestarian.
- This research aims to understand the process of cultural transmission carried out by the community of Kampung Dukuh in constructing traditional Sundanese houses, as well as to identify preservation strategies implemented amid the challenges of modernization. Using a qualitative method with an ethnographic approach, the study gathers data through participatory observation, in-depth interviews, and documentation of the community’s daily life, particularly in the area of Dukuh Dalam, which continues to strictly uphold customary rules. The findings reveal that the transmission of cultural values in the construction of traditional Sundanese houses is carried out through the processes of internalization, enculturation, and socialization. Values such as simplicity, equality, and respect for ancestors are instilled from an early age within the family and community. Preservation strategies involve maintaining the traditional stilt house structure, using natural materials, and performing customary rituals that accompany the construction process. The role of customary leaders, the practice of mutual cooperation (gotong royong), and active community involvement are key elements in sustaining this cultural heritage. Additionally, government support through the Local Wisdom Field School (Sekolah Lapang Kearifan Lokal or SLKL) program further strengthens these preservation efforts.
- Rumah Adat Sunda, Pewarisan Budaya, dan Kampung Dukuh
- Date
- 2025
- Has Part
- antropologibudaya
Position: 144 (8 views)