SIMBOL DAN MAKNA ZIARAH BAGI PENGUNJUNG DI MAKAM SUNAN GUNUNG JATI DESA ASTANA KECAMATAN GUNUNGJATI KABUPATEN CIREBON
- Rights Holder
- ISBI
- Creator
- LINTANG FADELIA DWI YULINDA
- Title
- SIMBOL DAN MAKNA ZIARAH BAGI PENGUNJUNG DI MAKAM SUNAN GUNUNG JATI DESA ASTANA KECAMATAN GUNUNGJATI KABUPATEN CIREBON
- Description
- Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui simbol dan makna ziarah bagi para pengunjung di makam Sunan Gunung Jati Desa Astana, Kecamatan Gunungjati, Kabupaten Cirebon. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif yang dianalisis berdasarkan teori interpretatif simbolik dari Clifford Geertz. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa dalam tradisi ziarah terdapat tahapan-tahapan yang dilakukan oleh para pengunjung. Tahapan-tahapan tersebut dilakukan karena pengunjung merasa harus menjaga adab ketika datang ke makam Sunan Gunung Jati. Selain itu, dalam tradisi ziarah ini terdapat simbol-simbol, baik itu simbol fisik merupakan simbol yang dapat diraba dan dilihat seperti arsitektur, barang-barang peninggalan dan sebagainya, dan simbol verbal merupakan simbol melalui ucapan seperti doa-doa. Selain itu, tradisi ziarah dimaknai sebagai sebuah harapan yang dititipkan kepada wali atau orang yang dekat dengan Allah swt dan harapan meminta barokah.
- The purpose of this study was to determine the symbols and meanings of pilgrimage for visitors to the tomb of Sunan Gunung Jati, Astana Village, Gunungjati District, Cirebon Regency. The type of research used is qualitative research analyzed based on Clifford Geertz's symbolic interpretive theory. The results of this study indicate that in the pilgrimage tradition there are stages carried out by visitors. These stages are carried out because visitors feel they must maintain manners when coming to the tomb of Sunan Gunung Jati. In addition, in this pilgrimage tradition there are symbols, both physical symbols are symbols that can be touched and seen such as architecture, relics and so on, and verbal symbols are symbols through speech such as prayers. In addition, the pilgrimage tradition is interpreted as a hope that is entrusted to a guardian or someone close to Allah SWT and the hope of asking for blessings.
- tradisi ziarah, simbol, makna, harapan
- Date
- 2025
- Has Part
- antropologibudaya
Position: 289 (3 views)