DINAMIKA BEBAN GANDA PADA PENGALAMAN TIGA MAHASISWI YANG SUDAH MENIKAH DI KOTA BANDUNG
- Rights Holder
- ISBI
- Creator
- FARKHAN SEPTIAN RAJABNA
- Title
- DINAMIKA BEBAN GANDA PADA PENGALAMAN TIGA MAHASISWI YANG SUDAH MENIKAH DI KOTA BANDUNG
- Description
- Fenomena beban ganda (double burden) pada perempuan saat ini dalam budaya Indonesia secara umum ialah beban kerja yang diterima oleh salah satu jenis kelamin lebih banyak dibandingkan dengan jenis kelamin lainnnya. Penelitian ini membahas mengenai beban ganda sebagai bentuk ketidakadilan gender yang dialami oleh mahasiswi yang sudah menikah di Kota Bandung. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap realitas budaya berdasarkan pengalaman mahasiswi yang sudah menikah di Kota Bandung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah metode kualitatif untuk mengumpulkan data dari informan yang merupakan mahasiswi yang sudah menikah, teknik pengumpulan data dengan melalui studi literatur, obervasi nonpartisipatif, dan wawancara mendalam. Analisis penelitian menggunakan teori ketidakadilan gender Mansour Fakih dan melalui pendekatan feminisme liberal dalam menjabarkan konstruksi sosial yang ada di masyarakat terhadap peran gender. Hasil dari penelitian ini adalah analisis deskriptif mengenai beban ganda yang dialami oleh ketiga informan penelitian, temuan penelitian mencakup; (1) bentuk beban ganda yang dialami ketiga mahasiswi yang sudah menikah di Kota Bandung, (2) faktor beban ganda yang dialami ketiga mahasiswi yang sudah menikah di Kota Bandung, (3) dampak dari adanya beban ganda yang dialami ketiga mahasiswi yang sudah menikah di Kota Bandung.
- The phenomenon of the double burden on women in the current Indonesian culture generally refers to the workload received by one gender being significantly more than the other. This research discusses the double burden as a form of gender inequality experienced by married female students in the city of Bandung. This study aims to reveal cultural realities based on the experiences of married female students in Bandung. The method used in this research is a qualitative method to collect data from informants who are married female students. Data collection techniques include literature study, non-participatory observation, and in-depth interviews. The analysis of the research uses Mansour Fakih's theory of gender inequality and a liberal feminist approach to describe the social construction of gender roles in society. The results of this research are a descriptive analysis of the double burden experienced by the three research informants. The research findings include: (1) the forms of double burden experienced by the three married female students in Bandung, (2) the factors contributing to the double burden experienced by the three married female students in Bandung, (3) the impacts of the double burden on the three married female students in Bandung.
- beban ganda, ketidakadilan gender, feminisme liberal.
- Date
- 2025
- Has Part
- antropologibudaya
Position: 92 (11 views)