TUBUH ANTUI: PROSES TUMBUH DAN PERJUANGAN DALAM PENCAPAIAN PENDEWASAAN DIRI MASYARAKAT SUKU ANAK DALAM
- Rights Holder
- ISBI
- Creator
- TRI PUTRA MAHARDHIKA H.
- Title
-
TUBUH ANTUI: PROSES TUMBUH DAN PERJUANGAN
DALAM PENCAPAIAN PENDEWASAAN DIRI
MASYARAKAT SUKU ANAK DALAM - PENCIPTAAN
- Description
-
Tubuh Antui merupakan karya tari kontemporer dari hasil rekacipta yang
terinspirasi oleh nilai-nilai filosofis dalam Upacara Niti Antui, sebuah ritual tradisional
yang ada pada masyarakat Suku Anak Dalam. Karya ini merepresentasikan
pendewasaan diri, yang digambarkan melalui gerak tari simbolik sebagai manifestasi
dari proses kedewasaan dalam kehidupan manusia. Proses ini dijadikan sebagai solusi
atas tantangan yang dihadapi individu, sekaligus sebuah inovasi dalam bentuk ekspresi
artistik. Penciptaan koreografi tari ini mengacu pada model proses kreatif yang
dikembangkan oleh Zeng dalam General Model of the Creative Process, yang terdiri
dari empat tahap utama: analisis, pencetusan ide, evaluasi, dan penerapan. Setiap tahap
digunakan untuk mengembangkan gagasan secara terstruktur dan mendalam. Teknik
komposisi tari yang diterapkan dalam karya ini merujuk pada panduan Smith-Autard
dalam Dance Composition: A Practical Guide to Creative Success in Dance Making,
yang memberikan arahan dalam penciptaan karya tari yang dinamis dan bermakna.
Dalam penciptaannya, karya tari Tubuh Antui juga mengadopsi pendekatan interpretatif
dalam mengolah gerak, di mana tari ini menyampaikan nilai pengendalian diri dan nilai
pendewasaan yang terkandung dalam Upacara Niti Antui. Repertoar tari Tubuh Antui
menjadi simbol perjuangan dalam mencapai kedewasaan, serta sarana untuk menggali
dan mempertahankan kearifan lokal. Sebagai karya seni nonverbal, tari ini tidak hanya
mengkomunikasikan pesan tentang pentingnya pendewasaan diri, tetapi juga mengajak
audiens untuk terus menjaga dan mewariskan nilai-nilai luhur ini dalam kehidupan
sehari-hari. -
Tubuh Antui is a contemporary dance creation inspired by the philosophical
values found in the Upacara Niti Antui, a traditional ritual practiced by the Anak Dalam
community. This work represents self-maturation, depicted through symbolic dance
movements as a manifestation of the maturation process in human life. This process is
presented as a solution to the challenges faced by individuals, as well as an innovation
in the form of artistic expression. The creation of this choreography refers to the
creative process model developed by Zeng in General Model of the Creative Process,
which consists of four main stages: analysis, idea generation, evaluation, and
implementation. Each stage is used to develop ideas in a structured and deep manner.
The dance composition techniques applied in this work refer to Smith-Autard's guide
in Dance Composition: A Practical Guide to Creative Success in Dance Making, which
provides direction in creating dynamic and meaningful dance works. In its creation,
Tubuh Antui also adopts an interpretive approach in processing movement, where the
dance conveys the values of self-control and maturation found in Upacara Niti Antui.
The repertoire of Tubuh Antui becomes a symbol of the struggle to achieve maturity, as
well as a means to explore and preserve local wisdom. As a nonverbal art form, this
dance not only communicates the importance of self-maturation but also invites the
audience to continue preserving and passing on these noble values in daily life. - Upacara Niti Antui, Pengendalian diri, Nilai Pendewasaan diri
Position: 289 (3 views)