NYETREET: THE PRESENTATION OF SELF FOTOGRAFI JALANAN SEBAGAI EKSISTENSI MASYARAKAT URBAN DI KOTA BANDUNG
- Rights Holder
- ISBI
- Creator
- FEBRIKA CAHYADI SAMMBODO
- Title
-
NYETREET: THE PRESENTATION OF SELF
FOTOGRAFI JALANAN SEBAGAI EKSISTENSI
MASYARAKAT URBAN DI KOTA BANDUNG - PENCIPTAAN
- Description
-
Proyek fotografi NYETREET berfokus pada eksplorasi kehidupan masyarakat Kota
Bandung melalui medium fotografi jalanan. Kota Bandung, dengan sejarahnya yang kaya
dan dinamika sosial yang terus berkembang, menjadi latar belakang utama untuk menggali
eksistensi dan identitas warganya. NYETREET, sebuah istilah yang lahir dari
penggabungan kata "nyet" (dari bahasa Sunda, yang berarti 'melihat') dan "street" (jalan),
menggambarkan aktivitas mengamati dan mengabadikan momen sehari-hari di ruang
publik. Menggunakan pendekatan fotografi jalanan, karya ini bertujuan menangkap
interaksi masyarakat di jalanan yang tidak hanya memproyeksikan identitas individu, tetapi
juga mencerminkan proses menuju aktualisasi diri, sesuai dengan teori presentasi diri
Erving Goffman dan hierarki kebutuhan Abraham Maslow. Fotografi dalam proyek ini
tidak sekadar menjadi sarana dokumentasi, melainkan juga medium artistik yang
menampilkan estetika sederhana namun bermakna dari kehidupan sehari-hari. NYETREET
menghadirkan narasi visual tentang keindahan yang sering terabaikan, menyoroti dinamika
sosial, budaya, dan ekonomi yang tercermin dalam interaksi warga Bandung. Karya ini
merangkai esensi masa lalu, masa kini, dan masa depan, menjadikan jalanan sebagai
panggung tempat masyarakat mengekspresikan eksistensi mereka, di tengah kompleksitas
kota metropolitan yang terus berkembang. -
NYETREET photography project focuses on exploring the lives of Bandung's
residents through the medium of street photography. Bandung, with its rich history
and ever-evolving social dynamics, serves as a primary backdrop to examine the
existence and identity of its people. NYETREET, a term derived from merging
"nyet" (from Sundanese, meaning 'to see') and "street," encapsulates the act of
observing and capturing everyday moments in public spaces. Using a street
photography approach, this project aims to capture social interactions on the streets
that not only project individual identities but also reflect a process of selfactualization,
in line with Erving Goffman's theory of self-presentation and
Abraham Maslow's hierarchy of needs. Photography in this project serves not only
as a documentary tool but also as an artistic medium that presents the meaningful
simplicity of daily life. NYETREET offers a visual narrative of often-overlooked
beauty, highlighting the social, cultural, and economic dynamics reflected in the
interactions of Bandung’s residents. This work weaves together the essence of the
past, present, and future, turning the streets into a stage where people express their
existence amid the complexities of a rapidly developing metropolitan city. -
NYETREET, Fotografi Jalanan, Eksistensi diri, Estetika,
Ruang ,Publik, Urban - Date
- 2025
- Has Part
- pascasarjana
Position: 56 (15 views)