STRATEGI ADAPTASI SOSIAL ANAK KELOMPOK USIA REMAJA DI LEMBAGA PEMBINAAN KHUSUS ANAK KELAS II BANDUNG
- Rights Holder
- ISBI
- Creator
- ANDINI LAELI FEBRILIYAN
- Title
- STRATEGI ADAPTASI SOSIAL ANAK KELOMPOK USIA REMAJA DI LEMBAGA PEMBINAAN KHUSUS ANAK KELAS II BANDUNG
- Description
- Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) merupakan institusi yang berfungsi memberikan pembinaan, perlindungan, dan rehabilitasi kepada anak yang berhadapan dengan hukum. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi adaptasi sosial yang dilakukan oleh anak binaan di LPKA Kelas II Bandung serta mengevaluasi efektivitas adaptasi tersebut terhadap keberhasilan program pembinaan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode observasi dan wawancara terhadap delapan anak binaan dari kelompok usia remaja awal (14–15 tahun) dan remaja pertengahan (16–17 tahun), serta petugas pembina. Teori adaptasi John William Bennett digunakan untuk menganalisis perilaku, strategi, dan proses adaptasi sosial anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak remaja awal lebih mengandalkan pendekatan emosional, sedangkan anak remaja pertengahan lebih aktif dan rasional dalam menyesuaikan diri melalui keterlibatan dalam program pendidikan, keagamaan, pramuka, keterampilan, dan olahraga. Efektivitas adaptasi sosial anak dipengaruhi oleh dukungan teman sebaya dan pembinaan yang ramah anak, serta berdampak positif terhadap kedisiplinan, keterlibatan dalam program, dan kesiapan reintegrasi sosial. Temuan ini membuktikan bahwa program pembinaan di LPKA Kelas II Bandung telah sejalan dengan moto dan slogan lembaga yang mengutamakan pelayanan ramah anak, nilai budi pekerti, serta prinsip Bersih, Inovatif, Sinergi, dan Agamis.
- The Special Child Development Institution (Lembaga Pembinaan Khusus Anak/LPKA) is a government-established facility that provides rehabilitation, protection, and character development for children in conflict with the law. This study aims to explore the social adaptation strategies used by juvenile residents in LPKA Class II Bandung and to evaluate the effectiveness of their adaptation in supporting the success of development programs. Using a qualitative approach, data were collected through observation and in-depth interviews with eight juveniles from early adolescence (14–15 years old) and middle adolescence (16–17 years old), as well as with institution staff and counselors. John William Bennett’s adaptation theory was employed to analyze behavioral, strategic, and processual aspects of social adaptation. The findings show that early adolescents tend to rely on emotional responses during adaptation, while middle adolescents demonstrate more rational and active strategies, particularly through engagement in educational, religious, scouting, skills-based, and sports programs. Effective social adaptation was supported by peer relationships and child-friendly mentoring approaches, contributing positively to discipline, program participation, and readiness for social reintegration. These findings indicate that the development programs in LPKA Class II Bandung align with the institution’s motto and the “BISA” slogan, emphasizing child-friendly services, character education, and the values of Cleanliness, Innovation, Synergy, and Religiosity.
- strategi adaptasi sosial, anak binaan, remaja, LPKA.
- Date
- 2025
- Has Part
- antropologibudaya
Position: 70 (14 views)