NGARUCITA SORA (Penyajian Wiraswara dalam Wayang Golék)
- Rights Holder
- ISBI
- Creator
- SYAHDAN MUSTOFA NUR FAIZAL
- Title
-
NGARUCITA SORA
(Penyajian Wiraswara dalam Wayang Golék) - PENYAJIAN
- Description
-
Penyajian garap karawitan fungsional dalam pertunjukan wayang golek ini menghadirkan sajian vokal alok yang berjudul “Ngarucita Sora.” Sesuai dengan judul yang diusung, sajian ini menitikberatkan pada pengolahan ornamentasi lagu hasil modifikasi dari berbagai tokoh wiraswara di Jawa Barat. Hal tersebut merepresentasikan kekayaan, keragaman, serta kreativitas para tokoh dan seniman wiraswara yang berkembang di wilayah tersebut.
Sajian tugas akhir ini merupakan sajian tugas akhir kelompok dikarenakan melibatkan penyaji lain yang membawa minat utama sekar padalangan, sekar kepesindenan, kendang, dan gambang. Tujuan utama dari sajian ini adalah sebagai media penerapan garap vokal dengan ragam senggol hasil sintesis dari tiga tokoh wiraswara yang dijadikan narasumber. Selain itu, sajian ini juga bertujuan membuktikan bahwa sekar alok tidak bersifat kaku atau terikat pada satu versi tertentu, melainkan dapat diolah secara kreatif sesuai dengan kemampuan dan interpretasi masing-masing individu.
Pendekatan teori yang digunakan dalam penyajian ini adalah garap. Garap merupakan kerja kreatif dari seorang atau sekelompok pengrawit dalam menyajikan sebuah gending atau komposisi karawitan untuk dapat menghasilkan wujud bunyi dengan kualitas atau hasil tertentu sesuai dengan maksud, keperluan, atau tujuan dari suatu kekaryaan atau penyajian karawitan yang dilakukan.
Dalam sajian tugas akhir ini dipilih lakon “Karna Tanding” dengan judul “Asmara Laga.” Pemilihan lakon ini didasarkan pada makna cerita yang menggambarkan bahwa perang antara Pandawa dan Kurawa di Kurukshetra bukan sekadar peristiwa bela negara, melainkan juga dilatarbelakangi oleh cinta yang tak tersampaikan, yang pada akhirnya memicu terjadinya peperangan. Dalam lakon ini pula digambarkan perasaan Dewi Drupadi yang masih menyimpan rasa cinta serta rasa bersalah yang mendalam kepada Adipati Karna. - wiraswara, alok, senggol, ornamentasi, wayang golek.
- Date
- 2025
- Has Part
- senikarawitan
Position: 143 (8 views)