KESENIAN SASAPIAN SEBAGAI IKON KABUPATEN BANDUNG BARAT
- Rights Holder
- ISBI
- Creator
- KIKI FRIZKITA AMELIA
- Title
-
KESENIAN SASAPIAN SEBAGAI IKON KABUPATEN
BANDUNG BARAT - Description
-
Penelitian ini berfokus pada pertanyaan penelitian mengenai bagaimana
proses materi kesenian sasapian diubah menjadi ikon daerah dan bagaimana ikon
kesenian sasapian ini dapat menunjang branding pariwisata daerah. Proses
ikonisasi kesenian sasapian dianalisis menggunakan teori semiotika Roland
Barthes. Tujuan penelitian ini untuk menjelaskan bagaimana proses ikonisasai
kesenian sasapian dan menawarkan model city branding untuk pembentukan
branding pariwisata daerah Kabupaten Bandung Barat yang diwakili oleh kesenian
sasapian. Manfaat teoritisnya dapat menjadi bahan rujukan bagi perkembangan
ilmu pengetahuan antropologi, terutama yang berhubungan dengan pendekatan
semiotika. Manfaat praktisnya memberikan masukan kepada pemangku kebijakan,
terutama pemerintah Kabupaten Bandung Barat dalam pengembangan kesenian
sasapian. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik
pengumpulan data observasi, wawancara, dan dokumen. Hasil penelitian
menunjukan bahwa mitos yang berkembang mengenai kesenian sasapian di media
pemberitaan dan platform digital adalah kesenian sasapian sebagai ikon daerah.
Selain itu, kesenian sasapian dapat menunjang branding pariwisata daerah
berdasarkan analisis city branding. -
This study focuses on the research question of how the process of sasapian
art material is transformed into a regional icon and how this sasapian art icon can
support regional tourism branding. The process of sasapian art iconization is
analyzed using Roland Barthes semiotic theory. The purpose of this study is to
explain the process of sasapian art iconization and to offer a city branding model
for the formation of regional tourism branding in West Bandung Regency
represented by sasapian art. The theoretical benefits can be used as reference
material for the development of anthropological science, especially those related
to the semiotic approach. The practical benefits provide input to policy makers,
especially the West Bandung Regency government in developing sasapian art. The
research method used is qualitative with data collection techniques of observation,
interviews, and documents. The results of the study show that the myth that has
developed regarding sasapian art in the news media and digital platforms is that
sasapian art is a regional icon. In addition, sasapian art can support regional
tourism branding based on city branding analysis. -
Kesenian sasapian, ikon, branding pariwisata daerah, Kabupaten
Bandung Barat. - Date
- 2025
- Has Part
- antropologibudaya
Position: 50 (17 views)