KEBERTAHANAN INDUSTRI RUMAH GERABAH DI DESA ANJUN KECAMATAN PLERED KABUPATEN PURWAKARTA
- Rights Holder
- ISBI
- Creator
- HILMA YULIA SUMARNA
- Title
-
KEBERTAHANAN INDUSTRI RUMAH GERABAH DI
DESA ANJUN KECAMATAN PLERED KABUPATEN
PURWAKARTA - Description
-
Penelitian ini mengkaji kebertahanan industri rumah gerabah di Desa
Anjun, Kecamatan Plered, Kabupaten Purwakarta dengan fokus pada
bagaimanapemilik industri rumah gerabah mampu bertahan dan beradaptasi dalam
menghadapi tantangan. Lokus pada penelitian ini dipilih karena Desa Anjun
merupakan salah satu sentra gerabah di Jawa Barat yang terus bertahan di tengah
perunbahan zaman. Permaslahan yang dikaji adalah tantangan apa yang dihadapi
oleh pemilik industri rumah gerabah serta bagaimana stratego reseiliensi yang
diterapkan untuk mempertahankan usahanya. Penelitian ini menggunakan
pendekatan kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui
observasi, wawancara, dokumentasi dan studi pustaka. Penelitian ini
menggunakan teori resiliensi Reivich dan Shatte yang mencakup tujuh dimensi:
control, komitmen, tantangan, percaya diri, koneksi, kompetensi dan kontribusi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemilik industri rumah gerabah
memepertahankan usaanya melalui strategi adaptif dengan nilai tradisioal, inovasi
desain, diversifikasi produk, serta menggunakan media sosial sebgai alat
pemasaran. Komunitas dan dukungan keluarga berperan penting sebgai jaringan
sosial yang menopang ketahanan usaha. Etos usaha yang kuat dan motivasi
menjaga warisan budaya menjadi penggerak dalam keberlangsungan usaha. Pada
penelitian ini menemukan bahwa kebertahanan industri rumah gerabah di Desa
Anjun tidak hanya bergantung pada kapasitas ekonomi, tetapi juga pada dimensi
sosial-budaya dan psikologis yang membentuk resiliensi kolektif. Pemilik industri
rumah gerabah menunjukkan kemampuan bertahan yang tinggi melalui peran aktif
dalam komunitas, adaptasi terhadap perubahan, dan pemanfaatan kekuatan lokal
untuk menghadapi dinamika pasar. -
This research examines the durability of the pottery house industry in
Anjun Village, Plered District, Purwakarta Regency with a focus on how the
owners of the pottery house industry are able to survive and adapt to facing
challenges. The location in this study was chosen because Anjun Village is one of
the pottery centers in West Java that continues to survive in the midst of the
changing times. The problem that is studied is what challenges are faced by the
owners of the pottery industry and how the resilience strategy is applied to
maintain their business. This research uses a descriptive qualitative approach,
with data collection techniques through observation, interviews, documentation
and literature studies. This research uses Reivich and Shatte's resilience theory
which includes seven dimensions: control, commitment, challenge, confidence,
connection, competence and contribution. Research results show that pottery
industry owners maintain their use through adaptive strategies with traditional
values, design innovation, product diversification, and using social media as a
marketing tool. Community and family support play an important role as a social
network that sustains business resilience. A strong business ethic and motivation
to maintain cultural heritage become a driver in business continuity. In this study,
it was found that the durability of the pottery industry in Anjun Village depends
not only on economic capacity, but also on the socio-cultural and psychological
dimensions that form collective resilience. Pottery industry owners show high
survivability through active roles in the community, adaptation to change, and
utilization of local power to face market dynamics. -
kebertahanan, industri rumah gerabah, resiliensi, strategi bertahan,
Desa Anjun - Date
- 2025
- Has Part
- antropologibudaya
Position: 41 (19 views)