BURUH PETANI SEBAGAI PELAKU KESENIAN KUDA KEPANG NGESTI SETYA BUDAYA DI DUSUN SILANGIT, DESA WANADRI, KABUPATEN BANJARNEGARA
- Rights Holder
- ISBI
- Creator
- DIYAH SETIA NINGRUM
- Title
- BURUH PETANI SEBAGAI PELAKU KESENIAN KUDA KEPANG NGESTI SETYA BUDAYA DI DUSUN SILANGIT, DESA WANADRI, KABUPATEN BANJARNEGARA
- Description
- Penelitian ini mengkaji transformasi kesenian sebagai pilar ekonomi penting bagi buruh tani di daerah dengan Upah Minimum Kabupaten (UMK) yang rendah, yaitu Rp1.981.768 per bulan. Dalam konteks ekonomi yang penuh tantangan, kesenian telah menjadi alternatif pendapatan yang signifikan bagi masyarakat, khususnya buruh tani, untuk mengatasi keterbatasan finansial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumentasi untuk memahami dinamika transformasi ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan buruh tani dalam kegiatan kesenian, baik sebagai pelaku maupun pendukung, tidak hanya memberikan dampak ekonomi langsung berupa peningkatan pendapatan, tetapi juga memperkuat solidaritas komunitas dan melestarikan warisan budaya lokal. Temuan ini menyoroti potensi kesenian sebagai strategi pemberdayaan ekonomi berbasis budaya yang relevan dan berkelanjutan, khususnya di wilayah pedesaan.
- This study examines the transformation of art into a vital economic pillar for agricultural laborers in regions with a low Regional Minimum Wage (UMK) of IDR 1,981,768 per month. In the context of economic challenges, art has become a significant alternative source of income for the community, especially agricultural workers, to address financial limitations. This research employs a qualitative approach using in-depth interviews, participatory observation, and document analysis to understand the dynamics of this transformation. The findings reveal that the involvement of agricultural laborers in artistic activities, both as performers and supporters, not only provides direct economic benefits by increasing income but also strengthens community solidarity and preserves local cultural heritage. These findings highlight the potential of art as a relevant and sustainable cultural- based economic empowerment strategy, particularly in rural areas.
- kesenian, buruh tani, UMK rendah, transformasi ekonomi, pemberdayaan budaya
- Date
- 2025
- Has Part
- antropologibudaya
Position: 289 (3 views)