PENGGUNAAN PERGERAKAN KAMERA UNTUK MEMBANGUN EMOSI DALAM FILM FIKSI DREAM OF THE TRUTH
- Rights Holder
- ISBI
- Creator
- DIMAS DWI CAHYO
- Title
-
PENGGUNAAN PERGERAKAN KAMERA UNTUK
MEMBANGUN EMOSI DALAM FILM FIKSI
DREAM OF THE TRUTH - Description
-
Memanfaatkan berbagai teknik dalam mevisualisasikan film memiliki kemampuan
yang luar biasa untuk menyampaikan pesan secara mendalam melalui kombinasi
elemen visual, audio, dan narasi, menjadikannya sarana yang efektif untuk
mengangkat isu sosial, termasuk pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM). Di
Indonesia, kasus pelanggaran HAM seperti salah tangkap dan kekerasan oleh aparat
mencerminkan kelemahan perlindungan hukum dan menggerus kepercayaan
masyarakat terhadap sistem keadilan. Proposal karya tugas akhir yang berjudul,
penggunaan pergerakan kamera untuk membangun emosi dalam film “Dream of
The Truth” mengangkat fenomena ini dengan pendekatan sinematik,
memanfaatkan Teknik seperti pergerakan kamera dinamis, penggunaan depth of
field, dan pencahayaan kontras digunakan untuk menciptakan pengalaman visual
yang intens dan emosi. Melalui metode penelitian kualitatif, termasuk wawancara,
observasi, dan studi literatur, film ini menghadirkan interpretasi visual yang
mendalam terkait isu pelanggaran HAM. Karya ini diharapkan tidak hanya mampu
meningkatkan kesadaran masyarakat tetapi juga mendorong reformasi dalam
penegakan hukum dan perlindungan HAM di Indonesia. -
Utilizing various techniques in film visualization has an extraordinary ability to
convey messages deeply through a combination of visual elements, audio, and
narration, making it an effective medium for highlighting social issues, including
human rights violations. In Indonesia, cases of human rights violations such as
wrongful arrests and violence by authorities reflect weaknesses in legal protection
and erode public trust in the justice system. The final project proposal titled " The
Use of Camera Movement to Build Emotion in the Film ‘Dreams of The True’"
explores this phenomenon using a cinematic approach. This film employs
techniques such as dynamic camera movements, the use of depth of field, and high-
contrast lighting to create an intense and emotional visual experience. Through
qualitative research methods, including interviews, observations, and literature
studies, this film presents a profound visual interpretation of human rights
violations. This work is expected not only to raise public awareness but also to
encourage reforms in law enforcement and human rights protection in Indonesia. -
Pelanggaran HAM, pergerakan kamera, Kesadaran masyarakat,
emosional, sinematografi. - Date
- 2025
- Has Part
- televisidanfilm
Position: 289 (3 views)