MEMBANGUNUNSUR DRAMATIKDENGAN CUTTINGRHYTHMPADA EDITING FILM WHAT THEY DON’T KNOWABOUT ME
- Rights Holder
- ISBI
- Creator
- BAGAS DWI PERMANA
- Title
-
MEMBANGUNUNSUR DRAMATIKDENGAN
CUTTINGRHYTHMPADA EDITING FILM
WHAT THEY DON’T KNOWABOUT ME - Description
- Kekerasan seksual inses merupakan kejahatan serius yang dapat menimbulkan trauma mendalam dan berdampak jangka panjang pada korban. Korban inses mengalami Rape Trauma Syndrome, Traumatic sexualization, dan stigmasisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penerapan cutting rhythm dalam representasi sinematik trauma inses dengan gaya penyutradaraan realis. Metode Penelitian yang digunakan adalah kualitatif, meliputi wawancara bersama dengan Narasumber yang kompeten di bidangnya, studi pustaka, dan observasi. Proses penciptaan dilakukan melalui kolaborasi kreatif antara sutradara, penata kamera, dan penyunting gambar, memastikan visi naratif dan sinematik yang selaras. Penerapan cutting rhythm difokuskan untuk memperkuat gaya realism melalui tiga aspek utama, pacing lambat, rate of cutting, dan penggunaan diegetic sound. Pacing lambat memberikan ruang bagi penonton untuk merasakan emosi tokoh secara mendalam dan merefleksikan dampak psikologis inses. Rate of Cutting yang lambat menghindari distraksi visual berlebihan, memperkuat gaya sinematografi long take dengan meminimalisir pemilihan shot. Penggunaan diegetic sound menciptakan suasana yang natural dan imersif, meningkatkan realisme adegan. Diharapkan dapat memberikan kontribusi pada pemahaman bagaimana cutting rhythm dapat digunakan secara efektif untuk memperkuat gaya penyutradaraan realism dalam film yang mengangkat isu-isu sensitive seperti kekerasan seksual inses, sehingga bisa meningkatkan kesadaran public dan dukungan bagi para penyintas dan korban.
- Incest sexual violence is a serious crime that can cause deep trauma and have a long-term impact on victims. Incest victims experience Rape Trauma Syndrome, Traumatic sexualization, and stigmatization. This research aims to explore the application of cutting rhythm in the cinematic representation of incest trauma with a realist directing style. The research method used is qualitative, including interviews with competent resource persons in the field, literature study, and observation. The creation process is done through creative collaboration between the director, camera man, and image editor, ensuring a harmonized narrative and cinematic vision. The application of cutting rhythm is focused on strengthening the realism style through three main aspects, slow pacing, rate of cutting, and the use of diegetic sound. Slow pacing provides space for the audience to feel the character's emotions deeply and reflect the psychological impact of incest. The slow rate of cutting avoids excessive visual distraction, reinforcing the long take cinematography style by minimizing shot selection. The use of diegetic sound creates a natural and immersive atmosphere, enhancing the realism of the scene. It is expected to contribute to the understanding of how cutting rhythm can be used effectively to strengthen the realism directing style in films that raise sensitive issues such as incest sexual violence, so as to increase public awareness and support for survivors and victims.
- Inses, Realis, Ritme
- Date
- 2025
- Has Part
- televisidanfilm
Position: 289 (3 views)