MASKULINITAS BARU: PENGGUNAAN SKINCARE OLEH PEKERJA PRIA DI INDUSTRI KECANTIKAN PADA TIM PRODUKSI PT TASYA FARASYA JAYA ABADI
- Rights Holder
- ISBI
- Creator
- ANNISA RAHMA
- Title
-
MASKULINITAS BARU: PENGGUNAAN SKINCARE OLEH
PEKERJA PRIA DI INDUSTRI KECANTIKAN PADA TIM
PRODUKSI PT TASYA FARASYA JAYA ABADI - Description
-
Penelitian ini berangkat dari norma maskulinitas tradisional yang membatasi laki-laki untuk menggunakan skincare karena kerap dikaitkan dengan feminitas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi praktik penggunaan skincare oleh pekerja pria di tim produksi Tasya Farasya baik dalam konteks profesional maupun kehidupan sehari-hari serta menangkap bagaimana maskulinitas dinegosiasikan dalam lingkungan kerja Tasya Farasya. Penelitian ini mengamati dinamika kerja tim produksi Tasya
Farasya dan melakukan wawancara semi-terstruktur guna memperoleh pandangan
pekerja pria. Penelitian ini juga menggunakan metode kualitatif deskriptif dan menganalisis data melalui lensa teori performativitas gender. Temuan penelitian ini menunjukkan praktik penggunaan skincare pada pria yang dinormalisasi dan adanya ruang negosiasi norma maskulinitas tradisional. Tidak hanya dalam konteks tuntutan pekerjaan, tetapi juga diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Lingkungan kerja Tasya Farasya menjadi wadah untuk pekerja pria melakukan upaya subversif terhadap norma gender tradisional melalui praktik penggunaan skincare. Dengan demikian, penelitian ini memberikan wawasan terkait pengaruh lingkungan kerja terhadap pandangan
mengenai maskulinitas dan penggunaan skincare oleh pria di tim produksi Tasya Farasya. -
This research originates from traditional masculinity norms that limit men from using
skincare as it is often associated with femininity. The aim of this research is to explore
the skincare usage practices by male workers in the production team of Tasya Farasya,
both in professional contexts and in everyday life, as well as to capture how masculinity
is negotiated in Tasya Farasya’s work environment. This research observes the work
dynamics of Tasya Farasya’s production team and conducts semi-structured interviews
to gain insights from male workers. This research also employs a descriptive qualitative
method and analyzes data through the lens of gender performativity theory. The
findings of this research show that skincare practices among men have been normalized
and that there is space for negotiating traditional masculinity norms. This applies not
only in the context of job demands but also in everyday life. Tasya Farasya’s work
environment becomes a platform for male workers to engage in subversive efforts
against traditional gender norms through skincare practices. Thus, this research
provides insights into the influence of the work environment on views regarding
masculinity and the use of skincare by men in Tasya Farasya’s production team. -
skincare, maskulinitas baru, performativitas gender, industri
kecantikan - Date
- 2025
- Has Part
- antropologibudaya
Position: 289 (3 views)