WUNYU
- Rights Holder
- ISBI Bandung
- Creator
- SYAGIMANSYAH
- Title
- WUNYU
- KARYA PENCIPTAAN MUSIK
- Description
- Kekhawatiran akan hilangnya spirit, kreativitas, dan inovasi seniman atau komposer dalam menciptakan komposisi baru bersamaan dengan media ekspresi baru khususnya di wilayah musik bambu, telah mendorong penulis untuk melakukan proses kreatif. Selain untuk memperkaya wahana musik bambu di Jawa Barat, tujuan lainnya adalah mengelaborasi kemampuan teknis, pengalaman emosional, dan keberanian diri untuk menciptakan bentuk komposisi baru yang belum pernah didengar sebelumnya. Adapun metode yang ditempuh antara lain: apresiasi, kajian pustaka, observasi, eksplorasi, eksprerimen, pembentukan dan evaluasi, Pendekatan teori organologi digunakan sebagai panduan untuk memahami sifat dan karakter bahan material bambu dan air. Sedangkan teori komposisi digunakan sebagai pendekatan dalam menyusun komposisi baru yang mengolah unsur-unsur musikal seperti call and response, canon, polyrhythm, interlocking, dan polymeter pada medium ekspresi drone flute, lodang, kohkol, krincing bel, botol drum serta medium ekspresi pokok dalam karya ini yaitu Wunyu. Hasil akhirnya adalah (1) perwujudan sebuah instrumen baru dengan karakter suara lembut (soft) yang terinspirasi dari instrument Citok karya Randhy serta memanfaatkan potensi rambatan getaran air dan material bambu Surat: (2) Komposisi ini memiliki tiga bagian struktur. Pada struktur pertama, lebih dominan menggunakan teknik permainan interlocking, struktur kedua terdapat teknik permainan call and response, canon dan polyrhythm, struktur ketiga terdapat teknik permainan polymeter. Dalam komposisi ini lebih menekankan pada pengolahan ritmik, menyesuaikan dengan karakter instrument Wunyu.
- Concerns over the loss of spirit, creativity, and innovation among artists or composers in creating new compositions—along with new media of expression, particularly in the realm of bamboo music—have driven the author to embark on a creative process. In addition to enriching the bamboo music repertoire in West Java, another objective is to explore technical capabilities, emotional experiences, and personal courage in creating a new form of composition that has never been heard before. The methods employed include appreciation, literature review, observation, exploration, experimentation, formation, and evaluation. An organological theory approach was used as a guide to understand the properties and characteristics of bamboo and water as materials. Meanwhile, compositional theory served as a framework for constructing a new piece by manipulating musical elements such as call and response, canon, polyrhythm, interlocking, and polymeter, using expressive media such as drone flute, lodang, kohkol, krincing bel, botol drum, and the main expressive medium in this work, namely Wunyu. The final outcomes are: (1) the creation of a new instrument with a soft tonal character, inspired by the Citok instrument by Randhy, utilizing the potential of water vibration transmission and bamboo materials; (2) a composition structured in three parts. The first section primarily employs interlocking techniques; the second incorporates call and response, canon, and polyrhythm; while the third explores polymeter techniques. This composition emphasizes rhythmic development, in accordance with the character of the Wunyu instrument.
- Wulung Banyu, Citok, Wunyu, Organologi, Musik Bambu
- Date
- 2025
- Has Part
- musikbambu
Position: 143 (8 views)