BUNGONG JEUMPA
- Rights Holder
- ISBI Bandung
- Creator
- ERLIANA MAULIDYA SYAM
- Title
- BUNGONG JEUMPA
- KARYA ARANSEMEN MUSIK
- Description
- Aceh merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang terletak di ujung utara Pulau Sumatra dan dikenal memiliki kekayaan budaya yang khas, termasuk dalam bidang seni musik. Salah satu bentuk warisan budaya tersebut tercermin melalui lagu daerah Bungong Jeumpa, yang bukan hanya dikenal sebagai lagu tradisional, tetapi juga menjadi simbol identitas masyarakat Aceh. Seiring perkembangan zaman, lagu ini telah mengalami berbagai proses aransemen, baik dalam bentuk tradisional maupun modern. Dalam karya ini, penulis menyusun aransemen Bungong Jeumpa dengan pendekatan musikal yang mengutamakan penggunaan nada minor dan dinamika bertahap untuk membangun suasana emosional. Beberapa elemen seperti pola repetitif pada melodi, ritme pengiring, serta penggunaan modulasi diterapkan secara halus untuk memperkuat karakter lagu daerah. Dinamika musik juga dimanfaatkan sebagai elemen penting dalam membentuk alur emosi, dimulai dari bagian pembuka yang tenang hingga mencapai klimaks. Penggunaan instrumen tradisional seperti angklung toel, carumba, dan seruling bambu dipadukan dengan instrumen modern seperti drum akustik; gitar bass elektrik, dan gitar elektrik untuk menciptakan warna musikal yang berlapis. Aransemen ini diharapkan dapat menjadi bentuk karya musik yang tidak hanya melestarikan nilai-nilai budaya lokal, tetapi juga relevan dalam konteks musik masa kini.
- Aceh is one of the provinces in Indonesia located at the northern tip of Sumatra Island and is known for its distinctive cultural richness, especially in the field of musical arts. One form of this cultural heritage is reflected in the traditional song Bungong Jeumpa, which is not only recognized as a folk song but also serves a symbol of Acehnese identity. Over time, this song has undergone various arrangement processes, both in traditional and modern forms. In this work, the composer arranges Bungong Jeumpa using a musical approach that emphasizes minor tonalities and gradual dynamics to evoke emotional nuances. Elements such as repetitive melodic patterns, accompanying rhythms, and the subtle use of modulation are applied to enhance the character of the folk song. Musical dynamics also play a key role in shaping the emotional arc, beginning with a calm introduction and progressing toward a climactic peak. Traditional instruments such as the angklung toel, carumba, and bamboo flute are combined with modern instruments including acoustic drums, electric bass guitar, and electric guitar to create a layered musical texture. This arrangement aims to serve not only as a means of preserving local cultural values but also as a relevant expression within the context of contemporary music.
- Aceh, Aransemen, Budaya, Bungong Jeumpa, Musik
- Date
- 2025
- Has Part
- musikbambu
Position: 5 (47 views)