MONORAGAM
- Rights Holder
- ISBI Bandung
- Creator
- ADI YUSUF TRIGUNA
- Title
- MONORAGAM
- KARYA PENCIPTAAN MUSIK
- Description
-
Repetisi atau pengulangan dalam komposisi musik bagi sebagian orang kerap dianggap sebagai sesuatu yang kurang berbobot, mudah ditebak, dan membosankan. Meskipun diketahui dalam satuan yang sama, pengulangan selalu menyimpan keberagaman yang tersembunyi dan terkadang hanya bisa dirasakan oleh kepekaan seseorang pada tingkat tertentu. Sebagaimana fenomena waktu yang terus hadir dalam satuan yang sama (jam, menit, detik), namun senantiasa memperlihatkan ragam peristiwa di setiap siklusnya. Penulis menjadikan waktu sebagai ide penciptaan komposisi musik dengan tujuan mengelaborasi ragam pola dan teknik komposisi pada rangkaian melodi datar dan berulang, serta mengeksplorasi potensi musik bambu dengan perspektif garap komposisi yang tidak umum.
Adapun metode penciptaan yang digunakan di antaranya, mencari konsep ide gagasan, menganalisis audio-visual, studi pustaka, eksplorasi dan penyusunan bentuk komposisi karya untuk di aplikasikan ke dalam alat musik bambu. Sebagai media ungkap karya penulis menggunakan tiga intrumen carumba yang dimainkan oleh tiga orang dengan posisi penyajian membentuk segitiga. Untuk menghadirkan keragaman dalam alur melodi yang monoton, penulis menerapkan teori dinamika dengan nada dasar DO=C, A, E dengan Time Signature 4/4 dan 16/8. Selain itu penulis juga mengaplikasikan teknik permainan interlocking untuk membentuk tekstur komposisi yang terkesan kaya akan pola ritmis.
Hasilnya adalah (1) sebuah bentuk komposisi instrumental yang diberi judul Monoragam dengan tiga bagian struktur di dalamnya. Pada struktur pertama penulis merangkai pola permainan solo carumba dengan tempo 60 bpm yang menghasilkan tekstur monophonic. Pada bagian kedua penulis menonjolkan permainan interlocking pada carumba High dan Low untuk menghasilkan bentuk pola ritmis. Bagian ke tiga penulis menonjolkan pengulangan dengan tempo cepat dan dinamika yang sangat keras untuk membentuk klimaks pada komposisi karya. (2) lewat karya Monoragam terbagun sebuah kesadaran bahwa repetisi yang monoton mempunyai ragam ekspresi dan kesan emosional jika di tangani serta di pahami oleh kepekaan musikal yang baik. -
Repetition or repetition in a musical composition for some people is often perceived as something less weighty, predictable, and boring. Although known in the same units, repetition always keeps diversity hidden and can sometimes only be perceived by a person's sensitivity to a certain level. As the phenomenon of time is constantly present in the same units (hours, minutes, seconds), but always shows a variety of events in each cycle. The author uses time as the idea of creating musical compositions with the aim of elaborating various patterns and composition techniques on a series of flat and repetitive melodies, and exploring the potential of bamboo music with an unusual compositional perspective.
The creation methods used include, finding the concept of ideas, analyzing audio-visual, literature study, exploration and preparation of the composition of the work to be applied to bamboo musical instruments. As the media said the author's work uses three carumba instruments played by three people with the presentation position forming a triangle. To bring diversity in the flow of a monotonous melody, the author applies the theory of dynamics with basic notes DO=C, A, E with Time Signatures 4/4 and 16/8. In addition, the author also applies Interlocking game techniques to form a composition that seems rich in rhythmic patterns.
The result is (1) an insrtumental compositional form entitled Monoragam with three structural parts in it. In the first structure, the author arranges a solo carumba game pattern with a tempo of 60 bpm which produces a monophonic texture. In the second part, the authors highlight the interlocking game on carumba High and Low to produce a rhythmic pattern. The third part of the author highlights the kneading with fast termpo and very hard dynamics to form a climax to the composition of the work. (2) through the work of Monoragam developed an awareness that monotonous repetition has a variety of expressions and emotional impressions if handled and understood by a good musical sensitivity. - Monoragam, Dinamika, Interlocking, Carumba
- Date
- 2025
- Has Part
- musikbambu
Position: 116 (9 views)