FUNGSI KESENIAN GEMBYUNG GRUP DARSIM MUDA DALAM TRADISI HAJATAN DI KECAMATAN PAGADEN KABUPATEN SUBANG
- Rights Holder
- ISBI
- Creator
- AGUNG HIDAYAT APRIANSAH
- Title
- FUNGSI KESENIAN GEMBYUNG GRUP DARSIM MUDA DALAM TRADISI HAJATAN DI KECAMATAN PAGADEN KABUPATEN SUBANG
- PENGKAJIAN
- Description
-
Penelitian ini berjudul Fungsi Kesenian Gembyung Grup Darsim Muda dalam Tradisi Hajatan di Kecamatan Pagaden, Kabupaten Subang. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap makna dan peran strategis kesenian Gembyung sebagai manifestasi budaya yang hidup, dinamis, dan berakar kuat dalam struktur sosial masyarakat Sunda, khususnya dalam konteks hajatan. Gembyung bukan sekadar hiburan, melainkan juga sarana komunikasi simbolik, media spiritualitas, serta alat pelestarian identitas budaya lokal yang kaya dan kompleks. Grup Darsim Muda, sebagai salah satu kelompok Gembyung yang aktif dan berpengaruh di Kecamatan Pagaden, dipilih sebagai fokus kajian karena konsistensinya dalam menjaga dan mengembangkan tradisi di tengah tantangan modernisasi.
Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan strategi etnografi, yang memungkinkan peneliti merekam pengalaman budaya secara holistik dan mendalam. Teknik pengumpulan data terdiri atas studi pustaka, observasi langsung dalam berbagai acara hajatan, serta wawancara mendalam dengan pelaku seni, tokoh adat, dan masyarakat setempat sebagai pemangku kepentingan budaya. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan kerangka teori fungsi musik Alan P. Merriam (1964), yang secara komprehensif mengidentifikasi fungsi-fungsi musik dalam konteks kebudayaan lintas wilayah dan waktu.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesenian Gembyung yang dibawakan oleh Grup Darsim Muda memiliki fungsi sosial, spiritual, edukatif, ekspresif, dan integratif yang sangat vital dalam kehidupan masyarakat Pagaden. Fungsi-fungsi tersebut menjadikan Gembyung sebagai jembatan penghubung antar generasi, memperkuat kohesi sosial, serta mempertegas dan melestarikan identitas budaya lokal. Eksistensi Grup Darsim Muda juga memperlihatkan bahwa seni tradisi bukanlah entitas statis, melainkan terus bertransformasi mengikuti perkembangan zaman tanpa kehilangan esensi dan nilai luhur yang terkandung di dalamnya.
Dengan demikian, penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam kajian etnomusikologi lokal dan menegaskan urgensi pelestarian seni tradisi sebagai warisan budaya takbenda yang bernilai luhur dan relevan untuk masa kini dan generasi mendatang. - Gembyung, Fungsi Musik, Tradisi Hajatan, Pelestarian Budaya, Grup Darsim Muda.
- Date
- 2025
- Has Part
- senikarawitan
Position: 329 (1 views)