FENOMENA CANCEL CULTURE DI TWITTER/X: STUDI KASUS PLAGIARISME RICODWICHY
- Rights Holder
- ISBI
- Creator
- Sophia Erica Putri Hutabarat
- Title
- FENOMENA CANCEL CULTURE DI TWITTER/X: STUDI KASUS PLAGIARISME RICODWICHY
- Description
- Penelitian ini bertujuan untuk memahami fungsi cancel culture sebagai mekanisme kontrol sosial di media sosial Twitter/X serta menganalisis respons pengguna terhadap kasus plagiarisme Ricodwichy. Dengan pendekatan etnografi virtual dan teori intersubjektivitas Alfred Schutz, penelitian ini mengeksplorasi bagaimana makna kolektif dibangun melalui interaksi digital. Data dikumpulkan melalui pengamatan konten digital, dokumentasi postingan, dan analisis interaksi, menggunakan kerangka analisis media siber pada level ruang media, dokumen media, objek media, dan pengalaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cancel culture menjadi alat yang efektif untuk menegakkan norma sosial di ruang digital, dengan engagement tinggi pada thread utama yang mengekspos kasus ini. Diskursus daring menciptakan dampak nyata di dunia offline, seperti sanksi akademik yang diterima Ricodwichy. Penelitian ini memberikan kontribusi pada kajian budaya digital dengan menyoroti bagaimana ruang digital mendukung pembentukan dan penerapan norma sosial.
- This study aims to understand the function of cancel culture as a mechanism of social control on Twitter/X and analyze user responses to the plagiarism case involving Ricodwichy. Using a virtual ethnographic approach and Alfred Schutz's theory of intersubjectivity, the research explores how collective meaning is constructed through digital interactions. Data were collected through digital content observation, post documentation, and interaction analysis, applying the framework of cyber media analysis at the levels of media space, media archive, media object, and experiential stories. The findings reveal that cancel culture serves as an effective tool for enforcing social norms in digital spaces, with high engagement on the main thread exposing the case. Online discourse produced tangible impacts offline, such as academic sanctions imposed on Ricodwichy. This study contributes to digital culture studies by highlighting how digital spaces facilitate the formation and enforcement of social norms.
- cancel culture, Twitter/X, etnografi virtual, intersubjektivitas, analisis media siber.
- Date
- 2025
- Has Part
- antropologibudaya
Position: 15 (32 views)