BENTUK RITUAL NGADU ELMU PADA TRADISI JEBLAG DI PESANTREN DARUL FALAH JAMBUDIPA KECAMATAN WARUNGKONDANG KABUPATEN CIANJUR
- Rights Holder
- ISBI
- Creator
- RAZARDIE AJIMAT UTAMA
- Title
- BENTUK RITUAL NGADU ELMU PADA TRADISI JEBLAG DI PESANTREN DARUL FALAH JAMBUDIPA KECAMATAN WARUNGKONDANG KABUPATEN CIANJUR
- Description
- Pondok Pesantren Darul Falah dikenal sebagai pondok pesantren tertua di Jawa Barat yang masih merawat nilai-nilai kebudayaan dan ke Islaman. Ritual Ngadu Elmu adalah ritual dalam tradisi jeblag untuk mendapatkan elmu tenaga dalam yang dimana ritual tersebut mengundang makhluk-makhluk ghaib sesuai dengan kemampuan/tingkatan yang dimiliki oleh masing-masing pemain jeblag untuk dipergunakan ketika ngadu elmu pada tradisi jeblag itu berlangsung. Penelitian dilakukan di Pondok Pesantren Darul Falah Jambudipa Kecamatan Warungkondang Kabupaten Cianjur, tempat dimana tradisi jeblag ini lahir dan berkembang. Metode yang digunakan yaitu metode kualitatif yang dimana terdapat teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dokumentasi. Dan teknik analasis data yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Tradisi jeblag merupakan sebuah tradisi yang di dalamnya dijadikan sebagai sarana ritual ngadu elmu yang dimana orang tersebut menguji ilmu jeblag untuk membela diri yang telah dipelajari sesuai dengan tingkatannya. Bagi masyarakat dengan adanya tradisi ini sebagai bentuk rasa syukur dan tolak bala atas segala sesuatu yang buruk. Pelaksaanan tradisi jeblag dilakukan pada 12 (dua belas) mulud. Simbol yang terkandung dalam tradisi jeblag yaitu simbol kekuatan dan memiliki makna spiritual. Dengan terjaga dan terlestarikannya tradisi jeblag, nilai simbol dan makna yang terkandung di dalamnya tetap utuh dalam kehidupan masyarakat di Desa Jambudipa Kecamatan Warungkondang Kabupaten Cianjur.
- Darul Falah Islamic Boarding School is known as the oldest Islamic boarding school in West Java which still maintains cultural and Islamic values. The Ngadu Elmu ritual is a ritual in the jeblag tradition to gain knowledge of internal energy where the ritual invites supernatural creatures according to the abilities/levels possessed by each jeblag player to be used when the ngadu elmu in the jeblag tradition takes place. The research was conducted at the Darul Falah Jambudipa Islamic Boarding School, Warungkondang District, Cianjur Regency, the place where this jeblag tradition was born and developed. The method used is a qualitative method where there are data collection techniques, namely observation, interviews, documentation. And data analysis techniques, namely data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The jeblag tradition is a tradition which is used as a ritual means of ngadu elmu where the person tests the jeblag knowledge to defend himself which he has learned according to his level. For people, this tradition is a form of gratitude and rejection of bad things. The implementation of the jeblag tradition is carried out on 12 (twelve) Mulud. The symbols contained in the jeblag tradition are symbols of strength and have spiritual meaning. By maintaining and preserving the jeblag tradition, the symbolic value and meaning contained in it remain intact in the lives of the people in Jambudipa Village, Warungkondang District, Cianjur Regency.
- Tradisi Jeblag, Ritual Ngadu Elmu, Simbol dan makna
- Date
- 2025
- Has Part
- antropologibudaya
Position: 7 (41 views)