REPRESENTASI KONFLIK AGRARIA DALAM PENULISAN LAKON “SETAN TANAH”
- Rights Holder
- isbi
- Creator
- GILANG CAHYANA
- Title
-
REPRESENTASI KONFLIK AGRARIA DALAM PENULISAN
LAKON “SETAN TANAH” - PENULISAN
- Abstract
-
Penulisan lakon ini berjudul “Setan Tanah ” bertujuan untuk menjelaskan proses
kreatif penulis dalam menciptakan naskah lakon yang merepresentasikan konflik
agraria yang terjadi di wilayah pedesaan, serta menguraikan relevansinya dengan
realitas sosial masyarakat agraris Indonesia. Lakon ini menggunakan Realisme
sebagai gaya yang di pilih. Pendekatan ini dipilih karena mampu menyingkap
hubungan antara peristiwa sosial dan representasi dramatik dalam karya lakon. Data
diperoleh melalui studi pustaka, observasi lapangan, wawancara dengan masyarakat
desa, dan analisis teks drama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa naskah lakon
Setan Tanah menggambarkan pertentangan antara kepentingan ekonomi dan nilainilai
agraris yang dijunjung masyarakat pedesaan. Konflik agraria dalam lakon ini
tidak hanya merepresentasikan perebutan tanah secara fisik, tetapi juga
menggambarkan benturan ideologis antara kapitalisme dan nilai-nilai kolektivitas
tradisional. Struktur dramatik dibangun berdasarkan realitas sosial yang diolah
secara simbolik melalui karakter, dialog, dan setting. Melalui karya ini, penulis
berupaya menegaskan bahwa seni teater dapat berfungsi sebagai media reflektif
terhadap persoalan sosial, khususnya konflik agraria yang hingga kini masih terjadi
di Indonesia. -
The writing of this play, titled “Setan Tanah”, aims to explain the author's creative
process in developing a script that represents agrarian conflict occurring in rural
areas, as well as to elaborate on its relevance to the social reality of Indonesia’s
agrarian communities. The play employs Realisme as its chosen style, selected because
it effectively reveals the relationship between social events and their dramatic
representation within the work. The data were gathered through literature study,
field observations, interviews with village residents, and analysis of dramatic texts.
The research findings show that the Setan Tanah script illustrates the tension between
economic interests and the agrarian values upheld by rural communities. The
agrarian conflict portrayed in this play is not only about physical disputes over land
but also depicts an ideological clash between capitalism and traditional collective
values. The dramatic structure is constructed based on social realities that are symbolically
processed through characters, dialogue, and setting. Through this work,
the author seeks to emphasize that theatre can serve as a reflective medium for
social issues, particularly agrarian conflicts that continue to occur in Indonesia. - setan tanah , konflik agraria, realisme, representasi, teater
- Description
- Perpustakaan Pusat
- Date
- 2025
- Has Part
- seniteater
Not viewed