PENATAAN ARTISTIK DALAM LAKON "RUMAH YANG DIKUBURKAN" ADAPTASI AFRIZAL MALNA BERDASARKAN LAKON BURIED CHILD KARYA SAM SHEPARD
- Rights Holder
- isbi
- Creator
- HILMI FAUZAN
- Title
-
PENATAAN ARTISTIK DALAM LAKON
"RUMAH YANG DIKUBURKAN" ADAPTASI AFRIZAL
MALNA BERDASARKAN LAKON BURIED CHILD KARYA
SAM SHEPARD - PENATAAN
- Abstract
-
Penelitian ini merupakan bagian dari tugas akhir pada Program
Studi Teater, dengan fokus pada perancangan penataano artistik
(skenografi) dalam naskah Rumah yang Dikuburkan karya Sam Shepard
yang diadaptasi oleh Afrizal Malna. Naskah ini merepresentasikan
kehancuran struktur keluarga, keterasingan sosial, dan trauma psikologis
dalam konteks masyarakat kontemporer. Proposal ini menggunakan
pendekatan artistik selective realist, yaitu metode penataan visual yang
tidak sepenuhnya realis namun menyugestikan ruang dan suasana melalui
elemen-elemen simbolik yang minimalis namun kuat secara makna.
Metode artistik dilakukan melalui pembedahan naskah, analisis subteks,
serta penciptaan ruang panggung dengan elemen-elemen seperti tangga
tinggi, TV tabung tua, daun jagung, dan meja batu sebagai simbol luka
sejarah dan keterputusan nilai. Penataan ini bertujuan menciptakan
pengalaman visual dan atmosferik yang tidak hanya menyampaikan cerita,
tetapi juga menghadirkan lapisan-lapisan emosi dan kritik sosial secara
implisit. Dengan demikian, skenografi bukan hanya sebagai latar,
melainkan menjadi perpanjangan dari dramaturgi itu sendiri. -
This study is part of a final project in the Theater Study Program, focusing
on the artistic design (scenography) for the play Rumah yang Dikuburkan (Buried
Child) written by Sam Shepard and adapted into Indonesian by Afrizal Malna. The
play portrays the disintegration of the family structure, social alienation, and
psychological trauma in the context of contemporary society. This project applies
the selective realist approach—an artistic method that does not fully recreate
realistic space but instead suggests atmosphere and location through symbolic and
minimalist visual elements. The artistic method involves script analysis, subtext
interpretation, and the construction of a stage space that includes elements such as
a tall staircase, an old tube television, corn leaves, and a stone table—serving as
symbols of historical wounds and the loss of familial values. This design aims to
create a visual and atmospheric experience that not only presents a narrative but
also implicitly evokes emotional and social critique. Thus, scenography functions
not merely as a backdrop, but as an extension of the dramaturgy itself. -
skenografi, suggestive realist, Afrizal Malna, Sam Shepard,
Rumah yang Dikuburkan, penataan artistik, trauma keluarga - Description
- Perpustakaan Pusat
- Date
- 2025
- Has Part
- seniteater
- Media
-
Full Skripsi
Not viewed