PUCUK HARAPAN DI TAMAN BETON
- Rights Holder
- isbi
- Creator
- Ira Amalia
- Title
- PUCUK HARAPAN DI TAMAN BETON
- PENULISAN
- Abstract
- Laporan karya ini menyajikan penciptaan naskah lakon Pucuk Harapan di Taman Beton yang menggunakan pendekatan komedi satir untuk mengkritik beban sosial yang dihadapi oleh anak sulung dari keluarga kelas menengah ke bawah. Lakon menggambarkan tekanan keluarga, kerasnya dunia kerja, dan praktik nepotisme yang menghambat kesuksesan. Melalui karakter utama yang kompleks dan alur yang dinamis, lakon ini bertujuan untukmenghadirkan kritik sosial yang tajam namun menghibur. Penciptaan lakon dilakukan dengan metode penciptaan dengan pendekatan kualitatif melalui observasi, wawancara, dan analisis media sosial, disusun dengan struktur dramatik piramida Freytag yang membantu membangun konflik dan resolusi. karya ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi pengkarya maupun penguji seni serta memperkaya khazanah penulisan lakon dalam teater modern. Karya ini diharapkan menjadi acuan bagi praktisi dan penguji seni, memperkaya penulisan lakon modern, serta meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya kesetaraan dan keadilan sosial.
- This study presents the creation of the play script Pucuk Harapan di Taman Beton, which employs satirical comedy to critique the social burdens faced by the eldest child in lower-middle-class families. The play depicts familial pressure, the challenges of the workforce, and nepotistic practices that hinder individual advancement. Developed through a qualitative creative method involving observation, interviews, and social media analysis, the script is structured using Freytag’s dramatic pyramid to construct its conflict and resolution. This work is expected to serve as a reference for artists and examiners, enrich contemporary playwriting, and contribute to public awareness of social equality and justice.
- Pucuk Harapan Di Taman Beton, komedi satir, kritik sosial, Metode penciptaan, struktur piramida freytag
- Description
- Perpustakaan Pusat
- Date
- 2025
- Has Part
- seniteater
- Media
-
Full Skripsi
Not viewed