PELESTARIAN KESENIAN KUDA LUMPING PADA SANGGAR SENI PUSAKA DI DESA RAJAMANDALA KULON KABUPATEN BANDUNG BARAT
- Rights Holder
- ISBI
- Creator
- RISKA RAHMAWATI
- Title
- PELESTARIAN KESENIAN KUDA LUMPING PADA SANGGAR SENI PUSAKA DI DESA RAJAMANDALA KULON KABUPATEN BANDUNG BARAT
- Abstract
- Penelitian ini membahas pelestarian kesenian Kuda Lumping pada Sanggar Seni Pusaka di Desa Rajamandala Kulon, Kabupaten Bandung Barat, yang menghadapi tantangan modernisasi dan berkurangnya minat generasi muda. Permasalahan penelitian difokuskan pada fungsi kesenian Kuda Lumping bagi masyarakat serta upaya pelestarian yang dilakukan oleh Sanggar Seni Pusaka agar kesenian tersebut tetap berkelanjutan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis fungsi sosial, religius, edukatif, dan budaya Kuda Lumping serta strategi pelestarian yang diterapkan sanggar dalam konteks masyarakat lokal. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode etnografi melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan pawang, pemain, pengelola sanggar, dan masyarakat pendukung, serta dokumentasi dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kuda Lumping memiliki fungsi hiburan, pendidikan nonformal, penguatan solidaritas sosial, serta fungsi religius yang berkaitan dengan penghormatan terhadap leluhur. Pelestarian dilakukan melalui regenerasi anggota, inovasi pertunjukan yang terukur, pemanfaatan media digital, serta penjagaan nilai-nilai ritual dan simbolik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberlanjutan Kuda Lumping di Desa Rajamandala Kulon bergantung pada kemampuan sanggar dalam menyeimbangkan nilai tradisional dengan adaptasi terhadap perubahan zaman.
- This study discusses the preservation of Kuda Lumping art at the Pusaka Art Studio in Rajamandala Kulon Village, West Bandung Regency, which faces challenges from modernization and a decline in interest among the younger generation. The research focus is directed toward the function of Kuda Lumping for the community and the preservation efforts undertaken by the Pusaka Art Studio to ensure its sustainability.The objective of this research is to analyze the social, religious, educative, and cultural functions of Kuda Lumping, as well as the preservation strategies implemented by the studio within the local community context. This study employs a qualitative approach with an ethnographic method, utilizing participatory observation, in-depth interviews with shamans (pawang), performers, studio managers, and supporting community members, along with documentation and literature review.The results indicate that Kuda Lumping serves as entertainment, a form of non-formal education, a means of strengthening social solidarity, and a religious function related to ancestral veneration. Preservation is achieved through member regeneration, measured performance innovation, the utilization of digital media, and the maintenance of ritual and symbolic values. This study concludes that the sustainability of Kuda Lumping in Rajamandala Kulon Village depends on the studio's ability to balance traditional values with adaptation to changing times.
- Kuda Lumping, Sanggar Seni Pusaka, pelestarian budaya, ritual, adaptasi budaya
- Description
- Perpustakaan Pusat
- Date
- 2025
- Has Part
- antropologibudaya
- Media
-
Full Skripsi
Position: 388 (3 views)