LIFE STORY TIGA ANGGOTA KELOMPOK DANCE COVER BLISSONE DALAM MEMPRESENTASIKAN IDENTITAS GENDER
- Rights Holder
- ISBI
- Creator
- FATHIA PRAYASCITA
- Title
- LIFE STORY TIGA ANGGOTA KELOMPOK DANCE COVER BLISSONE DALAM MEMPRESENTASIKAN IDENTITAS GENDER
- Abstract
-
Konsep gender menjelaskan bagaimana peran yang dilakukan dan pembagian
antara maskulin dan feminin. Penelitian ini bertujuan untuk menceritakan kisah
hidup dari anggota kelompok dance cover Blissone, memetakan faktor pengaruh
dari pembentukan identitas gender, dan bagaimana representasi identitas gender di
masyarakat. Kelompok dance cover Blissone dipilih sebagai objek penelitian
karena telah meniru girlband Izone yang sebenarnya beranggotakan perempuan,
tetapi ditiru oleh Blissone yang beranggotakan laki-laki. Metode penelitian yang
dilakukan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan life history dengan teknik
pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi.
Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori performativitas gender milik
Judith Butler yang membantu menjelaskan bagaimana identitas gender dibentuk
karena adanya pengulangan tindakan yang kemudian ditunjukkan di masyarakat.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa bagaimana fenomena cross dresser tidak
hanya dilakukan di atas panggung, melainkan bisa juga pada kehidupan sehari-hari
di masyarakat. Perilaku feminin ditunjukkan dari penampilan seperti menggunakan
riasan wajah dan pakaian yang seharusnya digunakan oleh perempuan. Selain itu
performativitas gender juga ditunjukkan dari cara berbicara dan perilaku yang biasa
dilakukan oleh perempuan, tetapi dalam fenomena ini dilakukan oleh laki-laki. -
The concept of gender explains the roles played and the division between masculine
and feminine. This study aims to tell the life stories of the members of the dance
cover group Blissone, map the factors influencing the formation of gender identity,
and how gender identity is represented in society. The dance cover group Blissone
was chosen as the research object because they imitated the girl band Izone, which
is actually made up of women, but was imitated by Blissone, which is made up of
men. The research method used was a qualitative study with a life history approach,
with data collection techniques through observation, in-depth interviews, and
documentation. The theory used in this study is Judith Butler's theory of gender
performativity, which helps explain how gender identity is formed through repeated
actions that are then demonstrated in society. The results of the study show that the
phenomenon of cross-dressing is not only carried out on stage but also in everyday
life in society. Feminine behavior is demonstrated through appearances such as
wearing makeup and clothing that are supposed to be worn by women.
Furthermore, gender performativity is also demonstrated through speech and
behaviors that are typically carried out by women, but in this phenomenon are
carried out by men. - identitas, dance cover, performativitas gender
- Description
- Perpustakaan Pusat
- Date
- 2025
- Has Part
- antropologibudaya
- Media
-
Full Skripsi
Position: 388 (3 views)