PROSES ADAPTASI MAHASISWA PERANTAUAN MINANG DALAM KEHIDUPAN SOSIAL DI KOTA BANDUNG
- Rights Holder
- ISBI
- Creator
- AZIZAH AZZAHRA
- Title
-
PROSES ADAPTASI MAHASISWA PERANTAUAN
MINANG DALAM KEHIDUPAN SOSIAL DI KOTA
BANDUNG - Description
-
Penelitian ini mengkaji adaptasi budaya mahasiswa perantauan asal Minang di Kota
Bandung. Permasalahan penelitian berfokus pada kompleksitas adaptasi psikologis
dan sosiokultural yang dialami mahasiswa Minang sebagai perantau di lingkungan
budaya yang berbeda. Landasan teoretis menggunakan teori adaptasi budaya dari
John W. Berry tentang strategi adaptasi akulturasi (integrasi, asimilasi, separasi, dan
marginalisasi) dan teori adaptasi antarbudaya Ward yang menekankan dimensi
psikologis dan sosiokultural. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif
varian studi kasus terhadap lima mahasiswa Minang yang tergabung dalam Badan
Kesatuan Mahasiswa Minang (BKMM) Jawa Barat melalui wawancara mendalam,
observasi non-parsipatif, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa adaptasi budaya mahasiswa Minang berlangsung dalam dua dimensi yang
saling berkaitan (psikologis dan sosiokultural), dipengaruhi oleh faktor determinan
berupa dukungan sosial, pengalaman pribadi, keterbukaan terhadap budaya baru,
dan stabilitas emosional. Temuan lainnya mengidentifikasi variasi strategi adaptasi
berdasarkan tipologi Berry: dua informan menerapkan strategi adaptasi, satu
informan menunjukkan kecenderungan asimilasi, dan dua informan lainnya
cenderung pada strategi separasi, dengan fenomena marginalisasi hanya bersifat
temporer pada fase awal adaptasi. Temuan ini mengimplikasikan bahwa adaptasi
budaya bukanlah proses yang seragam, melainkan dinamis dan kontekstual. -
This study examines the cultural adaptation of Minangkabau student migrants in
the city of Bandung. The research problem focuses on the complexities of
psychological and sociocultural adaptation experienced by Minangkabau students
as migrants in a different cultural environment. The theoretical framework uses
John W. Berry's cultural adaptation theory concerning acculturation strategies
(integration, assimilation, separation, and marginalization) and Ward's
intercultural adaptation theory which emphasizes psychological and sociocultural
dimensions. The research was conducted with a qualitative case study approach
involving five Minangkabau students affiliated with the Minangkabau Student Unity
Agency (BKMM) of West Java through in-depth interviews, non-participatory
observation, and documentation studies. The research findings indicate that the
cultural adaptation of Minang students occurs in two interconnected dimensions
(psychological and sociocultural), influenced by determining factors such as social
support, personal experience, openness to new cultures, and emotional stability.
Other findings identify variations in adaptation strategies based on Berry's
typology: two informants applied adaptation strategies, one informant showed a
tendency towards assimilation, and two other informants leaned towards
separation strategies, with the phenomenon of marginalization being temporary
only in the early phases of adaptation. These findings imply that cultural adaptation
is not a uniform process, but rather dynamic and contextual. - strategi adaptasi budaya, mahasiswa minangkabau, perantauan
- Date
- 2025
- Has Part
- antropologibudaya
Position: 196 (6 views)