TULOPAGASI: INTERPRETASI DAN IMPLEMENTASI TEORI RARAS 15 NADA R.M.A. KOESOEMADINATA
- Rights Holder
- ISBI
- Creator
- RICKY SUBAGJA
- Title
-
TULOPAGASI: INTERPRETASI DAN IMPLEMENTASI
TEORI RARAS 15 NADA R.M.A. KOESOEMADINATA - PENCIPTAAN
- Description
-
Tulopagasi merupakan karya musik yang mencoba menawarkan kemungkinan
harmoni yang berpangkal pada teori 15 nada R.M.A. Koesoemadinata. Secara
keseluruhan, karya ini berupaya mengartikulasikan elemen-elemen agar menjadi
bagian penting dalam peristiwa musik yang terjadi pada setiap bunyi yang
dihasilkan. Konsep gagasan dalam konteks karya ini yaitu menginterpretasikan
ulang penyusunan 15 nada melalui beberapa tahapan. Penelitian ini dilatarbelakangi
oleh kebutuhan untuk mengeksplorasi kembali potensi teori 15 nada yang relatif
jarang diaplikasikan dalam praktik komposisi. Tujuan utama penelitian ini adalah
menginterpretasikan ulang penyusunan 15 nada melalui beberapa tahapan kreatif,
yang meliputi eksplorasi, penyusunan, pengembangan, serta pengujian dalam
konteks musikal. Pendekatan yang digunakan dalam karya ini bertujuan untuk
menelaah ulang struktur dan hubungan antar nada dengan mempertimbangkan
berbagai aspek musikal seperti harmoni, interval, serta karakter warna suara yang
muncul dari nada-nada tersebut. Dalam proses ini, dilakukan berbagai eksperimen
untuk menemukan kemungkinan-kemungkinan yang dapat memperkaya sekaligus
menawarkan sistem harmoni dalam konteks 15 nada. Setiap tahapan dalam karya
Tulopagasi dirancang agar mampu memberikan perspektif dalam bagaimana suatu
sistem nada dapat diadaptasi, dikembangkan, dan dikontekstualisasikan sesuai
dengan kebutuhan kompositoris. -
Tulopagasi is a musical work that seeks to offer harmonic possibilities rooted in
R.M.A. Koesoemadinata’s theory of fifteen tones. Overall, this work attempts to
articulate musical elements so that each sound produced becomes a significant part
of the musical event. The central concept of this work is to reinterpret the
arrangement of the fifteen tones through several stages. This research is motivated
by the need to re-explore the potential of the fifteen-tone theory, which has been
relatively underutilized in compositional practice. The main objective of this study
is to reinterpret the organization of the fifteen tones through a series of creative
processes, including exploration, structuring, development, and testing within a
musical context. The approach adopted in this work aims to reexamine the structure
and relationships among tones by considering various musical aspects such as
harmony, intervals, and the timbral qualities that emerge from these tones. Within
this process, a series of compositional experiments were carried out to discover
possibilities that could enrich and simultaneously propose a harmonic system
within the framework of the fifteen-tone concept. Each stage of Tulopagasi is
designed to provide perspectives on how a tone system can be adapted, developed,
and contextualized in accordance with compositional needs. - Tulopagasi, Proses Kreatif, Sistem Harmoni.
- Date
- 2025
- Has Part
- pascasarjana
Position: 99 (10 views)